Selasa, 03 September 2013
Talkshow Teknik Lingkungan UNLAM "Waste Less, Green Living More"
Talkshow himpunan mahasiswa Teknik Lingkungan merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk cerminan abdi terhadap masyarat dan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan.
Perkembangan kehidupan di seluruh aspek merupakan perkembangan yang selalu dinamis dan menuntut perubahan yang cepat. Perkembangan ini disesuaikan dengan kebutuhan dasar manusia sehingga segala hal diupayakan agar hal tersebut terpenuhi. Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas dan berbanding lurus dengan angka pertumbuhan manusia itu sendiri.
Indonesia merupakan negara terbesar ke-15 di dunia dengan luas 1.919.440 km2 dan jumlah penduduk sekitar 230 juta jiwa. Dewasa ini pertumbuhan penduduk khususnya di kota berjalan dengan pesat sekitar 36%, pada tahun 2020 diperkirakan jumlahnya meningkat menjadi 52% atau sebanyak 40 juta jiwa. Pesatnya pertumbuhan penduduk khususnya di kota – kota besar di Indonesia selain membawa keuntungan dengan tumbuh dan berkembangnya kota – kota menjadi pusat kegiatan ekonomi, industri, sosial dan budaya juga membawa dampak terhadap meningkatnya biaya sosial, sehingga pada akhirnya kawasan perkotaan akan sampai pada tingkat skala disekonomi (kemunduran ekonomi). Hal ini merupakan akibat terjadinya kemerosotan kualitas lingkungan hidup perkotaan yang dapat berupa kebisingan, kemacetan lalu lintas, pencemaran air, udara dan tanah, serta tumpukan sampah yang berasal dari kegiatan industri dan rumah tangga.
Sebagai contoh volume sampah di DKI Jakarta sebesar 25.650 meter kubik per hari. Komposisi sampah warga DKI Jakarta paling banyak adalah sampah organik, yaitu sebesar 65%-70% dari total sampah. Sumber timbulan sampah berasal dari sektor rumah tangga, yaitu sebesar 58%, lalu sektor komersil yaitu 15%. Menurut perkiraan dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah sampah pada tahun 2020 di 384 kota di Indonesia mencapai 80.235,87 ton tiap hari. Dari sampah yang dihasilkan tersebut diperkirakan sebesar 4,2% akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sebanyak 37,6% dibakar, dibuang ke sungai sebesar 4,9% dan tidak tertangani sekitar 53,3%. Dari sekitar 53,3% sampah yang tidak ditangani dibuang dengan cara tidak saniter. Fakta yang terlihat sehari-hari menunjukkan bahwa umumnya sampah-sampah organik dikumpulkan kemudian dibakar. Bila ini dipertahankan maka hasil pembakaran tersebut berdampak pada kerusakan lingkungan yang akhirnya berkontribusi pada pemanasan global seperti yang telah dirasakan saat ini.
Masalah sampah terjadi selain kurangnya kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sampah, juga disebabkan oleh kecenderungan masyarakat kota yang memiliki gaya hidup konsumtif dan kurang menerapkan gaya hidup hijau dalam kesehariannya. Seringkali masyarakat memilih untuk membeli barang dengan kemasan yang bagus tetapi sulit didaur-ulang. Upaya 3 M (Mengurangi, Menggunakan kembali, dan Mendaur-ulang) belum terlalu disadari oleh masyarakat, dan menganggap bahwa tanggung-jawab kebersihan lingkungan berada di tangan Pemerintah Kota. Padahal, jika sampah ditangani secara tepat, sampah dapat berguna dan dapat dijadikan energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari.
Dari permasalahan tersebut, demi mendukung pelestarian lingkungan menuju keselarasan sosial budaya yang berkonsep pada teknologi hijau untuk Indonesia serta efisiensi energi, perlu adanya aplikasi gaya hidup hijau dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, untuk meminimumkan atau mengurangi kesan negatif dari aktivitas manusia serta efisiensi energi, budaya 3 M (Mengurangi, Menggunakan kembali, dan Mendaur-ulang) perlu ditingkatkan dalam masyarakat.
Tujuan dari kegiatan ini adalah :
1.Untuk memberikan pemahaman mengenai gaya hidup hijau dalam kegiatan sehari-hari
2.Menerapkan gaya hidup hijau dalam mengurangi kadar penggunaan energi dalam kegiatan sehari-hari
3.Mempromosikan dan meningkatkan upaya konservasi energi dan efisiensi energi
4.Meningkatkan kesadaran akan perlunya manajemen energi dan inovasi peningkatan efisiensi energi
5.Menumbuhkan kesadaran untuk meminimkan hasil sisa aktivitas manusia dengan budaya 3 M (Mengurangi, Menggunakan kembali, dan Mendaur-ulang)
Pembicara:
-Dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta (Pendiri Bank Sampah)
Bambang Suwerda
-Perwakilan Energy Efficiency and Conservation Clearing House Indonesia (EECCHI)
-Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat
Andy Mizwar, S.T, M.Si
-Aktivis Lingkungan dan pencetus Kandank Jurang Doank
Dik Doank
Kegiatan talkshow ini akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Sabtu, 25 Januari 2014
Waktu : 08.00 – 14.00 Wita
Tempat : Hotel Rodhita Banjarbaru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Casinos Near Me - Jackson, MS - The Tenderloin Hotel & Casino
BalasHapusGet 대전광역 출장안마 directions, reviews and information for Casinos Near Me in Jackson, MS. 거제 출장샵 The Tenderloin 거제 출장안마 Casino 안동 출장안마 Resort 천안 출장안마 has one of the largest gaming